Sang bayi saat mendapatkan perawatan.

Sang bayi saat mendapatkan perawatan.

MUSI BANYUASIN - Warga Kecamatan Sungai Lilin digemparkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diletakkan di dalam kantong kresek berwarna hitam-putih, Senin (17/11/2025) sekitar pukul 08.30 WIB. Bayi tersebut ditemukan di belakang Ruko Kenzo, Kelurahan Sungai Lilin.

Penemuan pertama kali diketahui oleh Sahak (43), seorang pekerja pengangkut pasir. Ia mengaku awalnya mendengar suara kecil yang dikiranya suara anak anjing dari arah tumpukan barang di belakang ruko.

“Awalnya saya kira itu suara anak anjing, karena kecil sekali dan terdengar dua kali. Tapi lama-lama saya merasa aneh, jadi saya coba cari sumber suaranya,” ujar Sahak.

Ketika mendekat, ia menemukan sebuah kantong kresek hitam-putih dalam kondisi tertutup rapat dan terlihat bergerak. Setelah dibuka, ternyata di dalamnya terdapat seorang bayi perempuan yang masih hidup, namun dalam kondisi pucat.

“Saya langsung kaget. Bayinya masih hidup, tapi wajahnya pucat. Saya lalu memanggil pegawai ruko untuk memastikan bersama-sama,” tambahnya.

Setelah memastikan temuan tersebut, salah satu pegawai ruko, Rendi, segera melaporkannya ke Polsek Sungai Lilin. Unit Reskrim Polsek kemudian tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP, meminta keterangan saksi, serta mengamankan kantong kresek dan barang bukti lainnya. Bayi tersebut selanjutnya dibawa ke RSUD Sungai Lilin untuk mendapatkan perawatan.

Kasi Humas Polres Muba, IPTU S. Hutahaean, mewakili Kapolsek Sungai Lilin AKP Jon Kenedi membenarkan kejadian tersebut. Ia menyatakan bahwa hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku yang meninggalkan bayi tersebut.

“Benar, telah ditemukan seorang bayi perempuan di belakang ruko Sungai Lilin. Saat ini bayi sudah mendapatkan perawatan di RSUD Sungai Lilin. Polsek Sungai Lilin masih melakukan penyelidikan. Identitas orang tua atau pihak yang membuang bayi tersebut belum diketahui,” ungkapnya.

Polisi mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini agar segera melapor untuk membantu proses penyelidikan.(lut)