Prabowo Ditemukan Tewas di Kolam, Korban Jiwa Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Muba jadi 5 Orang
sibanyu, 12 Sep 2025
Luthfy Hasratama
Seorang pekerja sumur minyak ilegal di Desa Kaliberau, Bayung Lencir, Muba yang baru saja ditemukan, Jumat (12/9/2025) pagi.
Musi Banyuasin - 1 orang korban jiwa kembali ditemukan di kolam yang berada di lokasi kebakaran sumur minyak peninggalan Belanda di Desa Kaliberau, Bayung Lencir, Muba, Jumat (12/9/2025). Korban jiwa kini bertambah menjadi 5 orang.
Dari informasi didapat media ini, seorang pekerja yang baru saja ditemukan sudah tak bernyawa di dalam kolam di lokasi sumur minyak ilegal tersebut bernama Prabowo Muldan, warga Desa Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin, Sumsel. Ia ditemukan dalam kondisi terlentang dengan luka bakar di sekujur tubuhnya.
Sementara, 2 orang lagi korban luka bakar yang sempat dirawat di RSUD Bayung Lencir, yaitu Roy Sapta Nugraha bin Suprayitno, dan Putra bin Pahrul pun turut dinyatakan meninggal dunia.
Menurut Humas RSUD Bayung Lencir, Daniel Pharsy, Kedua warga Kaliberau itu dinyatakan meninggal dunia, Jumat (12/9/2025) sekitar pukul 14.42 usai kritis dan dirawat di RSUD Bayung Lencir.
Kapolsek Bayung Lencir, IPTU M Wahyudi melalui Kanitreskrim IPDA Nopian Mas Thurella membenarkan atas kabar bertambahnya korban jiwa dalam insiden kebakaran sumur minyak ilegal di Desa Kaliberau.
"Iya 2 lagi yang meninggal. Iya (1 orang) baru ditemukan dan dibawa ke RSUD Bayung Lencir," katanya, dihubungi lewat telepon whatsapp.
Diberitakan sebelumnya, pekerja yang sekaligus menjadi korban kebakaran sumur minyak ilegal yakni Romzi, meninggal pada Rabu, 10 September 2025, dan Nanda pada Kamis, 11 September 2025 di RSUD Bayung Lencir.
Sementara 1 orang korban kebakaran yakni Sumardi, warga Kaliberau masih dalam perawatan intensif di RSUD Bayung Lencir. Hingga berita ini ditayangkan, korban jiwa dalam insiden kebakaran sumur minyak ilegal peninggalan Belanda di Kaliberau tersebut berjumlah 5 orang.(lut)
0 Komentar