Warga penerima manfaat saat menerima buku rekening yang diserahkan oleh Camat Bayung Lencir.

Warga penerima manfaat saat menerima buku rekening yang diserahkan oleh Camat Bayung Lencir.

Bayung Lencir - Pagi itu, halaman Kantor Camat Bayung Lencir terasa berbeda. Sejak matahari belum terlalu tinggi, ratusan warga telah berkumpul dengan raut wajah penuh harap. Di antara mereka, ada ibu rumah tangga, pelaku usaha kecil, hingga kepala keluarga yang menggantungkan hidup dari penghasilan tak menentu. Rabu (24/12/2025) menjadi hari yang tak mudah mereka lupakan.

Sebanyak 124 keluarga dari Kecamatan Bayung Lencir dan Tungkal Jaya menerima bantuan Program Keluarga Maju (PKM) yang disalurkan Dinas Sosial Kabupaten Musi Banyuasin. Bantuan ini bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan harapan baru bagi mereka yang berjuang meningkatkan taraf hidup keluarga.

Di sudut gedung Kantor Camat Bayung Lencir, seorang ibu penerima manfaat, warga desa Pangkalan Bayat, Ismiyati tampak menggenggam erat buku rekening yang baru diterimanya. Senyum tak lepas dari wajahnya. Selama ini, usaha katering kecil yang ia jalani bersama keluarga sering tersendat karena keterbatasan modal.

Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Insyaallah akan kami gunakan untuk mengembangkan usaha katering agar bisa menerima lebih banyak pesanan,” tuturnya lirih, matanya berbinar.

Program Keluarga Maju merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Dari total penerima, 79 keluarga berasal dari Bayung Lencir, sementara 45 keluarga lainnya dari Tungkal Jaya.

Bagi warga, bantuan yang baru diresmikan Bupati Toha pada 18 Desember lalu ini bukan sekadar bentuk kepedulian pemerintah, tetapi juga pengakuan atas usaha dan kerja keras mereka selama ini. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, bantuan tersebut menjadi dorongan moral agar tetap bertahan dan berkembang.

Camat Bayung Lencir, M Imron, menyampaikan harapannya agar bantuan PKM benar-benar dimanfaatkan secara produktif. Ia menekankan bahwa program ini adalah investasi sosial jangka panjang Pemkab Muba untuk masyarakat.

Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan ekonomi keluarga penerima dan membawa perubahan nyata dalam kehidupan mereka. Semoga kualitas hidup masyarakat Bayung Lencir dan Tungkal Jaya semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Menjelang siang, satu per satu warga meninggalkan lokasi dengan langkah lebih ringan. Di balik senyum yang mereka bawa pulang, tersimpan harapan sederhana: usaha yang berkembang, kebutuhan keluarga yang tercukupi, dan masa depan anak-anak yang lebih cerah. Bagi keluarga-keluarga ini, Program Keluarga Maju bukan hanya bantuan, melainkan awal dari cerita baru tentang harapan dan kemandirian.(rna)