Kondisi sungai Bayat yang sempat tertimbun.

Kondisi sungai Bayat yang sempat tertimbun.

MUSI BANYUASINPT Marga Bara Jaya (MBJ) bersama kontraktor pelaksana telah melakukan normalisasi Sungai Bayat di Desa Pangkalan Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Muba setelah sempat terjadi penimbunan akibat kesalahpahaman teknis di lapangan.

Peristiwa tersebut terjadi dalam kegiatan pembangunan proyek jalan hauling batubara milik PT MBJ. Setelah menerima laporan dan masukan dari masyarakat, perusahaan langsung mengambil tindakan cepat untuk mengembalikan kondisi sungai seperti semula.

Langkah Cepat Perusahaan dan Klarifikasi Kesalahan Teknis

Humas PT MBJ, Alex Bustamam, menjelaskan bahwa penimbunan sungai terjadi akibat kesalahan komunikasi antara tim teknis PT MBJ dan pihak kontraktor pelaksana. Begitu kejadian diketahui, manajemen segera menginstruksikan penghentian kegiatan dan pembongkaran tanah timbunan.

“Alhamdulillah, langsung cepat ditindaklanjuti dan sungai yang sempat tertimbun sudah dikembalikan seperti semula. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan masyarakat akibat dari kelalaian kami,” ujar Alex kepada wartawan, Minggu (2/10/2025).

Alex menambahkan, pihak kontraktor sebenarnya telah diingatkan sejak awal agar tidak mengganggu aliran sungai alami. Namun, miskomunikasi di lapangan menyebabkan aktivitas ppenimbunan yang berlangsung sekitar tiga jam sebelum akhirnya dihentikan.

“Begitu mengetahui hal itu terjadi, kami langsung perintahkan untuk menghentikan pekerjaan dan melakukan normalisasi. Ini menjadi pelajaran bagi kami agar koordinasi antar-tim lebih diperketat,” jelasnya.

Komitmen Lingkungan dan Terbuka pada Kritik

PT MBJ menegaskan komitmennya untuk menjalankan seluruh kegiatan operasional sesuai dengan prinsip keberlanjutan dan kepedulian lingkungan. Perusahaan juga menyatakan siap menerima kritik dan saran dari masyarakat sebagai bentuk evaluasi bersama.

“Kami sangat terbuka terhadap masukan masyarakat. Kritik yang membangun akan menjadi dasar bagi kami untuk bekerja lebih baik dan lebih hati-hati ke depannya,” kata Alex.

Apresiasi dari Warga Setempat

Langkah cepat perusahaan mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar. Salah satu warga Desa Pangkalan Bayat, Budi, menyampaikan terima kasih atas tanggapan cepat pihak perusahaan dalam memperbaiki kondisi Sungai Bayat.

“Iya, sempat ditimbun memang. Tapi sekarang sudah dikeruk kembali tanah timbunannya. Kami berharap perusahaan bisa lebih berhati-hati dan terus menjaga lingkungan,” ujarnya.(lut)