Ilustrasi seorang pekerja jatuh dari atap pabrik kelapa sawit. AI.

Ilustrasi seorang pekerja jatuh dari atap pabrik kelapa sawit. AI.

MUSI BANYUASIN - Seorang buruh tewas setelah terjatuh dari atap pabrik kelapa sawit PT Mentari Subur Abadi (PT MSA) di PKS Muara Merang Factory, Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Sabtu (4/10/2025) siang. Korban diketahui tidak menggunakan alat pelindung diri saat bekerja di ketinggian.

 

Informasi dihimpun, korban merupakan pekerja perawatan pabrik yang berada di bawah naungan kontraktor PT Tenaga Inti Global (PT TIG). Ia jatuh dari atap pabrik ke lantai kamar mesin, dengan estimasi ketinggian mencapai puluhan meter. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tak tertolong. Jenazah telah dipulangkan ke kampung halamannya di Sumatera Utara.

 

Dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Manajer PKS Muara Merang Factory PT MSA, Masri menyebut, atas dugaan kelalaian tersebut, pihaknya akan mengevaluasi pekerjaan kontraktor tersebut. Karena menurutnya, pihaknya sejak awal terus menyampaikan ke pekerja untuk selalu menggunakan pelindung diri. 

 

"Untuk fasilitas K3 pekerjaan ini disediakan oleh pihak kontraktor, dan itu sudah ada di perjanjian kerja antar kontraktor" ujarnya.

 

Disinggung soal keberadaan petugas pengawas K3 di lokasi pabrik kelapa sawit perusahaan yang sahamnya mayoritas dimiliki oleh PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) dan merupakan grup Indofood Agri Resources Ltd (IndoAgri) serta pekerja bekerja diketinggian tanpa menggunakan pelindung diri, Masri mengatakan bahwa pengawas K3 ada di pabrik.

 

Namun dirinya menyebut pengawasan penggunaan pengaman itu tanggung Jawa kontraktor. 

 

"Orang pabrik menjalankan intruksi K3 kepada kontraktor. Untuk aplikasi di lapangan, tentunya ada pengawasan langsung kontraktor yang mengawasi. Termasuk pengawasan penggunaan pengaman pada saat melaksanakan pekerjaan," cetusnya.

 

Sementara, hingga berita ini diturunkan, pihak PT TIG belum bisa kami konfirmasi.(lut)