Produksi Gas PHE Jambi Merang Capai 132 MMSCFD, Inovasi GASPOL Diakui Dunia
sibanyu, 24 Oct 2025
Reni A
Tim PC Prove Energy PHE Jambi Merang menyabet 4-Stars Award dan Best Impact on Productivity di APQO 2025 berkat inovasi GASPOL, solusi cerdas meningkatkan produksi gas dan kondensat serta mendukung ketahanan energi nasional.
Musi Banyuasin – Upaya berkelanjutan Pertamina Hulu Energi (PHE) Jambi Merang dalam meningkatkan kinerja produksi akhirnya membuahkan hasil gemilang. Anak perusahaan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 itu mencatat lonjakan produksi gas hingga 132 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dan kondensat sebesar 5.400 barel kondensat per hari (BCPD), capaian tertinggi sejak wilayah kerja ini mulai beroperasi pada tahun 2011.
Kinerja impresif tersebut tak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mengantarkan PHE Jambi Merang meraih dua penghargaan bergengsi internasional dalam ajang Asia Pacific Quality Organization (APQO) Awards for Contributing to Excellence (ACE) 2025, yang digelar di Beijing International Convention Center (BICC) pada 14–16 Oktober 2025. Pada kesempatan itu, PHE Jambi Merang sukses menyabet predikat tertinggi 4-Stars Award serta Best Impact on Productivity.
Peningkatan produksi luar biasa ini merupakan hasil penerapan inovasi teknologi Gas Plant Performance Test to Optimum Limit (GASPOL), yang dikembangkan oleh tim PC Prove Energy PHE Jambi Merang. Metode ini digunakan untuk mengatasi potensi hambatan (bottleneck) di fasilitas pengolahan gas dan memaksimalkan performa plant agar bekerja pada batas optimal.
“Melalui kolaborasi dan semangat para Perwira di lapangan, kami memastikan setiap langkah inovasi membawa dampak positif bagi keberlanjutan operasi dan ketahanan energi nasional,” ujar Field Manager PHE Jambi Merang R. Satrio Mursabdo pada kesempatan terpisah, Jumat (24/10/2025).
Melalui metode GASPOL, tim melakukan analisis teknis yang kemudian diterapkan bersamaan dengan kegiatan Turn Around (TAR) dan diuji lewat Plant Performance Test. Hasilnya terbukti signifikan: produksi gas meningkat dari 116 MMSCFD menjadi 132 MMSCFD, sedangkan produksi kondensat naik dari 4.900 BCPD menjadi 5.400 BCPD.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa inovasi GASPOL tidak hanya berdampak pada efisiensi operasional, tetapi juga memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan produktivitas. Tak heran jika APQO memberikan pengakuan tertinggi melalui penghargaan Best Impact on Productivity.
“Setiap inovasi kami lahir dari proses panjang yang terukur. Prinsip keselamatan, efisiensi, dan kepatuhan terhadap regulasi selalu menjadi fondasi utama dalam setiap langkah kami,” imbuhnya.
Ke depan, PHE Jambi Merang menargetkan peningkatan produksi gas hingga 155 MMSCFD pada tahun 2026, dengan metode GASPOL sebagai acuan utama dalam strategi pengembangan sistem operasi dan efisiensi produksi.
Dengan capaian produksi tertinggi dan penghargaan internasional yang diraih, PHE Jambi Merang kian memperkuat posisinya sebagai salah satu ujung tombak Subholding Upstream Pertamina dalam mendukung ketahanan energi nasional dan menjawab tantangan industri migas yang semakin kompleks.(rna)
0 Komentar