Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP.

Kepala Disnakertrans Muba, Herryandi Sinulingga AP.

Musi Banyuasin — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin melalui Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Herryandi Sinulingga, AP, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas insiden kecelakaan kerja yang menimpa seorang pekerja hingga tewas saat menjalankan tugas di pabrik kelapa sawit PT Mentari Subur Abadi, di Desa Muara Merang, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Muba, Sumsel, Sabtu (4/10/2025). 

 

"Dengan rasa duka yang mendalam, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan kerja yang menimpa pekerja yang sedang melakukan tugas di lapangan. Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan berharap semoga keluarga korban diberikan kekuatan dan ketabahan," ujar Herryandi dikonfirmasi wartawan media ini, Senin (6/10/2025).

 

Sebagai respons cepat atas kejadian tersebut, Disnakertrans Muba langsung melakukan koordinasi dengan perusahaan terkait. Herryandi menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta laporan kecelakaan kerja sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 1 Tahun 2025, yang mewajibkan pemberi kerja untuk melaporkan setiap kecelakaan kerja dalam waktu paling lambat 2 x 24 jam kepada Disnaker dan BPJS Ketenagakerjaan.

 

Selain itu, pihaknya juga memastikan bahwa klaim asuransi ketenagakerjaan bagi ahli waris korban segera diproses. Disnakertrans bersama BPJS Ketenagakerjaan saat ini tengah menindaklanjuti proses administratif untuk hak-hak korban.

 

Tidak hanya itu, investigasi atas insiden ini akan dilakukan secara menyeluruh bersama Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Selatan guna mengungkap penyebab dan pihak-pihak yang bertanggung jawab. Evaluasi juga akan dilakukan terhadap kebijakan keselamatan kerja di perusahaan kontraktor terkait, yaitu PT TIG dan PT MSA, guna memastikan penerapan standar keselamatan kerja telah sesuai peraturan yang berlaku.

 

Herryandi menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk memastikan semua perusahaan di wilayah Muba mematuhi regulasi ketenagakerjaan serta menciptakan lingkungan kerja yang aman dan layak.

 

"Kami akan terus memantau dan mengevaluasi kebijakan keselamatan kerja di perusahaan untuk mencegah kecelakaan kerja serupa terjadi di masa depan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja," tutupnya. (lut)